3 Alasan Muslimah Istimewa

No comments
[Foto:Internet]

umdah.mudimesra.com - Siapa yang tidak tahu dengan definisi kata yang satu ini “Cinta”? Semua orang bahkan membuat definisi cinta menurut versinya masing-masing. Tapi berbeda dengan seorang
muslimah, muslimah memiliki definisi cinta yang istimewa.Cintanya seorang muslimah itu
spesial, tidak mudah di dapat. Karena bentuk cintaNya adalah bukti ketaatanNya pada Allah.
Saat seorang muslimah jatuh cinta, saat bulir-bulir cinta itu hadir dengan halus ke dalam
hatinya, maka saat itu juga ia tahu, hatinya sedang diuji untuk tetap dalam ketaatan pada
Allah? atau mengkhianatiNya?

https://umdah.mudimesra.com/2015/10/10-alasan-muslimah-untuk-bahagia.html

Ini sering terjadi di kalangan remaja yang sedang trend upload foto bersama ‘pacar’. Tapi
apakah muslimah harus melakukannya juga? apakah muslimah fine-fine saja melakukan itu?
Jawabannya adalah “Kau berbeda ukhti, gelar muslimah yang ada padamu tidak untuk hal-
hal yang tidak berbobot seperti mengikuti trend-trend kekinian”
Ada beberapa alasan yang membuat muslimah itu ISTIMEWA :

1. Muslimah itu Terjaga
Muslimah itu terjaga? YA ! Muslimah yang senantiasa hidup bersama Al-qur’an dan
mengamalkannya, maka ia sungguh terjaga dari hal-hal yang di benci Allah. Misalnya, zina.
Bukankah hal tersebut marak terjadi di kalangan pemuda masa kini? Salah satu yang
membuat muslimah terjaga adalah karena ia meyakini sebuah kutipan firman Allah yang
termaktub dalam Al-qur’an:
“Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji untuk
perempuan-perempuan yang keji (pula). Sedangkan perempuan-perempuan yang baik
untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik untuk perempuan-perempuan yang
baik(pula) mereka itu bersih dari apa yang dituduhkan orang. Mereka memperoleh
ampunan dan rezeki yang mulia” (QS 24:26)
Nah, sahabat muslimah, sudahkah kau pahami betapa terjaganya dirimu jika taat pada
Allah?

2. Muslimah itu Cerdas
Salah satu bukti bahwa muslimah itu cerdas adalah prinsip hidupnya yang senantiasa
berpegang teguh pada Al-qur’an dan Ilmu . Seorang muslimah yang selalu berpedoman pada
Al-qur’an, tidak mau asal ikut-ikutan trend, maka sungguh ia telah berhasil memegang
prinsip hidupnya. Seperti yang kita lihat akhir-akhir ini, banyak orang yang telah melejit
karirnya, atau pendidikannya namun tiba-tiba ambruk, hancur begitu saja karena alasan-
alasan yang berkaitan dengan lemahnya prinsip hidup.
Jika kita mau melihat lagi atau membaca lagi buku-buku sirah nabawiyah, buku-buku yang
mengisahkan tentang para sahabat nabi, atau istri-istri nabi, maka kita akan dapati prinsip-
prinsip hidup yang tidak hanya cerdas namun bermanfaat juga untuk orang lain. Seorang
muslimah harus memiliki mental baja untuk menghadapi perguliran zaman dari waktu ke
waktu. Melihat situasi dan kondisi dengan cermat tanpa mengkotak-kotakan antara dunia
dan akhirat. Di situlah letak kecerdasan seorang muslimah. Saat ia mampu mengelola
kehidupan duniawinya namun tetap juara dalam ilmu akhiratnya. Sobat muslimah, bisakah
kita memulai menjadi muslimah cerdas mulai detik ini?

3. Muslimah itu Rahim Peradaban
Muslimah tidak perlu susah payah mengubah dunia. Muslimah tidak perlu berpanas-panas
ria di jalan untuk memperbaiki kerusakan moral remaja. Muslimah hanya perlu melakukan
dua hal untuk dapat mengubah dunia dan memperbaiki moral remaja, yaitu : Taat pada
Allah dan RosulNya.
Mudah? Simple?

Sebetulnya tidak. Tapi kita benar-benar bisa memulainya dengan berbakti kepada orang tua,
memperbanyak sedekah, rajin menuntut ilmu akhirat maupun ilmu dunia, dsb. Dengan
seorang muslimah yang sibuk memperbaiki kualitas dirinya, maka sebenarnya ia sedang
“memulai” untuk mengubah dunia. Karena , anak-anak cerdas akan lahir dari rahim seorang
ibu yang cerdas, anak-anak yang sholih merupakan didikan dari ibu/muslimah yang sholiha.
Begitu istimewanya seorang muslimah jika ia mampu memahami betapa berharganya
dirinya jika taat pada Allah dan Rosulnya. 3 keistimewaan muslimah di atas, hanya sedikit
dari banyaknya nikmat lain yang Allah anugerahkan pada diri seorang muslimah, maka
sebelum kita “mengumbar” cinta, pahami dulu poin-poin di atas, percayalah Allah tidak
akan menyia-nyiakan hambaNya yang taat. Tidak akan pernah. Dan janji Allah tidak akan
mengkhianati.[]hibbik.

No comments

Post a Comment