Rahasia di Balik Surban

No comments
Rahasia di Balik Surban
ilustrasi memakai surban/tadha

 umdah.mudimesra.com - Angin bertiup dengan alunan menyapa dedaunan yang saling bergemerisik  menyapa sore yang diselimuti senja kebahagian, tak kalah gemerisiknya santriwati yang asyik melakukan aktifitasnya masing-masing  , tak jauh disana terlihat terlihat disebuah tangga balai, terlihat seorang santriwati dengan pandangan lurus dengan perasaan gelisahnya  , mengingat kepada seorang pria dambaanya telah lama menjadi pencuri dan pemilik hatinya , dalam benaknya selalu bertanya-tanya ,  kapan waktu  akan mepertemukan dengan pria bersurban yang menjadi pria pencuri hatinya  setelah sekian lamanya sampai sekarang belum ada khabar tentangnya ,
  Sebelumnya  dia hanya mendengar cerita tentangnya dari kakak kelas  yang selalu asyik menceritakan kepribadiannya yang begitu shalih , sifat itu lah yang membuat dia begitu mudah mendapatkan satu tempat istimewa dalam hatinya.

   Jam sudah menunjukan 17:35 waktu untuk membaca yasin telah tiba suara posko pun terdengar dengan jelas  “ kepada seluruh santriwati harap memasuki mushalla karena waktu pembacaan yasin telah tiba “ seketika mendengar pengumuman para santriwati bergegas  beranjak dari lamunan nya mengayunkah langkah beranjak ke mushalla.
Dia adalah seorang gadis  yang supel dan mudah bergaul dengan juga rajin dan baik hati selaras dengan namanya  yaitu hauratul aini . tanpa rasa ragu haura selalu menyelipkan nama pria idamannya dalam segenab munajahnya dalam bentuk permohonan kepada ilahi yaitu tgk “ radhyt al ghiffari “ dialah sang pria penghuni hati haura , tgk radhyt adalah sosok orang yang berputar-putar  dalam bayangan haura , bahkan tgk radhyt sering singgah dalam mimpinya haura .
Bulan zhulhijjah berganti dengan muharram bertepatan dengan kenaikan kelas serta penggantian wali kelas  pada malam hari . seluruh santriwati menunggu dalam beribu tanda tanya dalam benaknya  siapakah yang akan menjadi wali kelas nya ?

Setiap santriwati mempunyai harapan masing-masing malam yang paling di tunggu-tunggu pun tiba , dengan perasaan tak menentu haura dan teman-temannya menunggu kedatangan guru barunya . guru yang di tunggu-tunggu dengan perasaan yang menggebu hara memeluk sahabatnya zahra ,haura begitu terkejut ternyata lelaki idamannya menjadi wali kelasnya sendiri tahun ini , tuhan apakah semua ini adalah tanda ? deru haura  dalam hati  , walaupun cinta tersebut masih membungkam dalam hati nya dan ustad radhit tidak tau akan sama sekali akan rasa yang dialami haura , inilah malam yang bersejarah bagi haura.

Terkadang rasa itu tak mampu di tampung sendirian  dan jaura mencoba meleuahkan semua pada sahabat qaribnya , tanggapan yang berbeda yang di dapati dari dua sahabat qaribnya zahra mengatakan “ sabar dan jalani saja dek karena jika kita mngharapkan sesuatu maka kuatkanlah harapan kita pada allah “ sedangkan rahil berkata “ dia terlalu baik untuk mu berharaplah yang pasti-pasti saja !.
Walaipun tanggapan keduanya berbeda  cinta yang lama bersemayam tak akan mungkin goyah di terpa badai.

Hari-harinya di lalui dengan penuh linangan air mata , karena setiap harinya bertemu dengan orang dicintai sedangkan  orang tersebut  tidak mengetahuinya.
Bahkan setiap malamnya rona wajah di basahi air bening yang berlinang diatas pipi indahnya tanpa seorangpun yang mengetahui akan derita yang berkecamuk dalam lubuk sukma nya.
Amat malu rasanya bila haura yang memulai akan rasa yang ada .

Kegiatan belajar pun tak terasa genab satu tahun dengan rasa yang terpendam haura mencoba menjalani hari-harinya dengan tegar tanpa ada raut kesedihan sedikitpun, walaupun pada hakikatnya reluh batin menjerit dalam memendamkan suatu rasa ,

  hingga tibalah saatnya rasa yang telah lama terbendung  dalam sanubarinya hingga suatu harinya tekad bulat berpadu dalam keberanian butiran pertanyaan pun muncul dari lisan haura “ tgk bagaimana kita bisa menghilangkan rasa benci atau rasa cinta untuk seseorang  “ maka dengan lemah lembut tgk radhit menjawab “  jika rasa itu adalah rasa benci maka ada dua cara untuk bisa menghilangkannya : menjadikan orang tersebut orang paling di sayang dan meminta maaf atas rasa benci yang hadir dalam hati dengan cara mengungangkabkan  semuanya kepada orang yang dibenci , sedangkan rasa cinta ada dua juga “ yaitu dengan cara mengungkapkan dan jika tidak mampu berarti jalan terakhirnya  adalah  selibkan namanya dalam doa sepertiga malam mu.
Secara tersirat itu bukanlah hanya pertanyaan biasa akan tetapi itu merupakan ungkapan rasa cinta yang ingin di ungkapkan , tapi apa boleh buat rasa malu membuatnya tetab memendam rasa dalam diam , semoga allah memberi yang terbaik baginya ,
 Dari dulu , ia telah menyadari betapa tak pantasnya perasaan ini kepadanya,  seorang pria yang besurban yang setiap malamnya bibirnya selalu dibasahi dalam  panjatan ubudiah kepada allah , ilmu yang luas, prilaku lemah lembut serta kasih sayang nya tak mampu membuat haura menghilangkan sosok yang telah lama bersemanyam dalam benak haura , sedangkan haura hanyalah gadis lugu yang masih senang berkumpul dengan kawan-kawannya , haura bukanlah gadis shaleha yang bisa menyamainya . apa boleh buat cinta tak mengenal kemana tempat dia akan berlabuh. Karena mencintai seseorang  tiada bedanya ketika bernafas , sulit untuk di hentikan begitu sakit untuk di lupakan, 
Nasib malang menimpa haura , ternyata tanpa diketahui tgk radhit  mencintai seorang santriwatinya yang lain najla assyifa , ia adalah seorang yang pendiam  ayu, kalem dan berwibawa , tanpa disengaja syifa menceritakan akan niat baik  tgk radhit kepadanya  , haura hanya terdiam seribu bahasa dalam batin yang menjerit kesedihan mendengar dari kejauhan.

tak dapat di pungkiri akan cemburu melandai hati haura, namun dalam hatinya berdesik tiada hak bagi hati ini untuk cemburu padanya, memang memendam rasa bukanlah hal yang mudah banyak air mata yang berlinang karenanya , rasa yang tak mungkin disembunyikan .
pernikahan pun di langsungkan, haura hanya bisa menyimpan kenangan indah dalam relung sanubarinya, merasa bahagia bahwa hati pernah berlabuh kepada orang yang shaleh dan juga mulia budi perkertinya. Walaupun sanubari bagaikan hantaman kaca yang retak dan jatuh berkeping-keping itulah lukisan hati yang di rasakan haura, namun haura selalu mendambakan hikmah dari allah dari semua yang telah berlaku kepadanya , dan semoga allah menggantikan sosok pria idaman lebih baik sebagai  pengganti pria yang bersurban yang pernah menjadi idamannya.

Buat dirimu yang pernah menanam hati untuk diri nya yang belum pasti
Berhentilah , karena itu merupakan kebahagian sementara ,
Kebahagian yang pernah dirimu rasakan , hanya karena sapaannya
Hanya karena memikirkannya biarkanlah semua mengalir bagaikan air sungai
Membawa semua arus cinta dan rindu karena sesungguhnya
Semua kenyataan tak mampu kau simpan dalam derusan perjalanan
Biarlah air yang membawa jauh dari pandangan anggablah ini adalah mimpi senja , karena terkadang derusan tak sepadan dengan derusan air mata.

Goresam tinta hitam yang tergores pada kertas putih itu terhenti dengan setitik air mata yang menjadi penutup kisahnya , mulai dari sekarang haura akan membuka lembaran untuk menghiasi hari-harinya dengan hal yang lebih baik karena Allah adalah tempat baginya berserah diri , dan haura yakin Allah akan menggantikan dengan sosok yang selalu di dambakan dan dirindukan.[]hibbik.



 

No comments

Post a Comment