Meringankan Ujian

No comments


Majalahumdah.com Manusia luar biasa hadir dari ujian yang luar biasa. Para Nabi memeliki kedudukan yang istimewa karna mereka berhasil menempuh ujian yang istimewa pula (Abiya Muhammad, Wadir III Ponpes Mudi Mesra)

Kesepakatan untuk melihat dunia adalah kesepakan bahwa kita akan siapa menerima ujian dan bala. Ujian adalah sebuah musabaqah untuk melihat mana hamba yang kuat dan mana yang lemah. Kesuksesan manusia dalam mengarungu bala menjadikan dia manusia yang naik satu level. Kepribadiannya juga naik satu level, misalnya saja sebelum menempuh ujian manusia itu memeliki sabar yang biasa biasa saja maka setelah melewati ujian hiidup kesabaran yang dia milki juga akan lebih kuat.

Semua manusia ditimpuk oleh ujian muslimkah dia atau kafir. Perbedaannya adalah orang beriman yang sukses dalam melewati ujian akan diganjar pahala oleh Allah di akhirat,  adapun orang kafir ketika dia sudah melewati ujian, ujian tinggallah ujian, dia hanya betambah dewasa dalam menyikapi hidup, dan moralnya semakin baik namun dimata Allah itu sama saja, tidak merubah kedudukannya di akhirat kendati iman tiada didada.

Ibnu Attaillah as Sakandari didalam Al Hikam mengatakan :

 ليخفف الم بلاء عليك اعلمك انه سبحنه هو المبلى

Agar diringankan kepedihan bala kepadamu adalah dengan mengetahui bahwa sesungguhnya Allahlah yang memberikan ujian tersebut.

riz.ar


No comments

Post a Comment