Masihkah mendengki

No comments

majalahumdah.com - Dengki atau Hasad adalah suasana hati  yang timbul ketika seseorang yang tidak memiliki suatu keunggulan baik harta ,prestasi , atau lainnya menginginkan yang tidak dimilikinya itu serta mengharapkan orang lain yang memilikinya agar kehilangannya.
Dalam islam hasad merupakan sutu sifat tercela dan tidak sewajarnya ada pada pribadi orang yang beriman karena selain dapat meruntuhkan kehormatan si pelakunya dan dapat mengurangi keharmonisan sesama manusia karena suasana hati yang tidak senang terhadap apa yang di miliki orang lain juga jauh-jauh hari Rasulullah SAW telah melarang dengan tegas terhadap sifat ini dalam sabdanya:
اِياَّ كْم وَالحَسَدَ فَاِ نَّ الْحَسَدَ يَاْ كُلُ الْحَسَنَا تِ كَمَا تَاْ كُلُ النَّارُالحَطَبَ (رواة ابوداود)
“waspadalah dari sifat hasad,karena ia dapat melenyapkan kebaikan sebagaimana api melenyapkan kayu bakar”
Bukan hanya membuat hati tidak tenang hasad juga dapat menyebabkan amal kebaikan yang telah diamalkan lenyap dan musnah begitu saja,bahkan bila si pelaku hasad tidak mempunyai amal kebaikan maka amal keburukan orang yang di hasudnya harus di tanggungnya di akhirat kelak.

https://www.majalahumdah.com/2013/10/fakta-tentang-dengki-tafakkur.html

Ahnaf bin Qais pun pernah mengemukakan sebuah statement bahwa “Tidak ada sedikitpun kesenangan terhadap penghasud”.Hatinya sibuk memikirkan cara untuk menghilangkan kenikmatan yang ada pada orang lain,sedikit pun tidak memperoleh ketenangan hati yang tenteram.

Sejarah telah membuktikan perihal bahaya hasud atau dengki sebagai suatu sifat tercela.Yaitu kisah qabil dan Habil putra nabi Adam AS yang di dasari oleh ketidaksenangan Qabil terhadap anugerah kelebihan yang di beri oleh Allah SWT kepada saudaranya Habil.Begitu juga dengan Abu Lahab yang menanam dengki dan kebencian kepada Rasulullah SAW,kedua kisah tersebut tentu menjadi pelajaran kepada seluruh umat manusia kapanpun karena telah termaktub dalam kitab suci alqur’an untuk dijadikan teladan hidup dalam memilih sifat-sifat hati dan menjauhkan hasad dan dengki tentunya.

Hasad sering kali timbul karena egosektoral yang ada pada seseorang dengan menganggap dirinya lebih mulia,lebih baik,atau lebih pantas berposisi pada posisi orang yang di dengki olehnya.Seperti iblis yang menganggap dirinya lebih mulia dari nabi Adam AS karena ia diciptakan dari api sedangkan nabi Adam dari tanah yang dapat menyababkan ia membangkan dari perintah Allah untuk sujud kepada nabi Adam,efek yang di timbulkan amat besar dari kedengkiannya sehingga di usir oleh Allah SWT dari surga.

Abdul mu’ti As samlawy mengutip gurunya Al Badr bahwa sifat hasad dapat menimbulkan beberapa efek buruk kepada para pelakunya ,yaitu celaan baik dari Allah swt maupun Rasulullah saw, dan hatinya akan selalu dalam keadaan bersedih, dan di tutup pintu taufiq terhadapnya untuk kekuatan beribadah kepada Allah karena keadaan hati yang kotor,dan rahmat Allah swt akan sangat jauh darinya.

Imam Al Avid
MA UII/S4.


No comments

Post a Comment