Kisah seorang wanita salihah

No comments

Muslimah

                

 Kisah seorang wanita salihah                        




Dihikayahkan ada sebagian ulama mengatakan bahwa ada laki-laki yang berprofesi tukang besi , dia sering memasukan tangannya kedalam api dan mengeluarkan besi yang menyala-nyala apinya namun dia tidak meraskan panasnya api , lalu ada lali-laki lain yang  datang kepadanya untuk membuktikan kebenaran berita tersebut   , laki-laki itu kemudian menanyakan kepada tukang besi tentang kebenaran berita yang pernah didengarnya setelah melihat dan menyatakan apa yang didengarnya , lalu dia menunggu hingga pekerjaan tukang besi itu selesai , dia memberi salam kepada tukang besi dan si tukang besi pun menjawab salamnya . laki-laki itu pun lalu berkata  :  wahai tukang besi aku ingin menjadi tamumu pada malam ini , jawab tukang besi :  bailklah saya senang sekali , dan engkau akan saya hormati sebagai tamu “  kemudian laki-laki itu diajak pulang ke rumah tukang besi . ternyata dia tidak melakukan ibadah kecuali shalat fardhu dan tidur hingga subuh , laki-laki tersebut berguman dalam hati ;  barang kali tukang besi itu menutupi keadaannya kepadaku pada malam ini .  laki-laki itu kemudian berniat untuk bermalam satu malam lagi , ternyata tukang besi itu masih seperti biasanya  tidak menambah ibadahnya kepada Allah kecuali hanya shalat fardhu saja . selanjutnya laki-laki itu berkata kepada tukang besi : wahai saudaraku , aku telah mendengar bahwa engkau diberi keistimewaan oleh Allah SWT , dan aku juga melihat sendiri keistimewaan itu . setelah melihat kenyataan yang ada , aku menjadi heran karena aku tidak melihat banyak amal ibadah yang engkau kerjakan engkau tidak beramal selain hanya ibadah fardhu saja . 
Dari mana engkau memperoleh keistimewaan ( kemulian) dapat  memegang besi yang dibakar namun tidak merasakan panasnya api ?`tukang besi itu lalu menjawab : “ wahai saudaraku aku ini mempunyai cerita yang aneh dan perkara yang jarang terjadi , yakni saya mempunyai tentanga wanita cantik , saya sangat mencintainya , berkali-kali wanita itu saya rayu tapi tidak pernah berhasil karena dia membendung dirinya dengan menjaga kehormatan diri lalu pada suatu waktu timbul paceklik (kesulitan makan ) , para manusia umumnya lapar lesu . suatu hari saya sedang duduk santai dirumah tiba-tiba ada orang yang mengetuk pintu saya pun keluar sambil berkata : “siapa diluar” ?  tiba-tiba wanita cantik itu berdiri di depan pintu seraya berkata :” wahai saudaraku aku sangat lapar , apakah anda dapat memberi makanan kepada ku karena swt? Kemudian aku menjawab aku tidak dapat memberikan makanan kepadamu kecuali engkau mau bersanding denganku , apakah engkau tidak tau bahwa aku sangat mencintaimu ? sahut wanita itu : “ aku memilih mati dari pada durhaka kepada Allah “ wanita itu lalu kembali ke rumahnya , setelah dua hari dia kembali lagi kepadaku dan masih meminta makanan seperti sebelumnya , dan aku pun masih mempunyai jawaban yang sama . kemudian wanita itu masuk dan duduk di dalam rumah dengan kondisi tubuhnya yang hampir binasa , setelah saya meletakakan makanan didepannya , wanita tersebut tanpa sengaja aku melihat suatu air bening mengalir diatas pipinya , sembari menuturkan kalam , apakah  engkau memberikan makanan ini karena Allah ? “ lalu aku menjawab , tidak syaratnya kamu harus menyerahkan dirimu kepadaku  kemudian wanita itu berdiri dan sama sekali tidak menyentuh makanan tersebut , kemudian dia langsung pulang , menghilangkan diri dihadapanku , selang dua hari kemudian dia kembali lagi mengetuk pintu dengan tujuan dan magsud yang sama , kemudian saya keluar dan melihat dirinya berdiri dihadapan pintu  suara nya terputus saat dia berbicara karena kondisi lapar yang bersangatan yang dialaminya sekarang , kemudian dia berkata : “ wahai saudaraku , aku sangat lemah dengan kondisiku sekarang ini , aku tidak bisa bermohon bantuan kecuali padamu , apakah kamu dapat memberi secuil makanan kepada ku karena allah  ?  aku akan memberikanya  apabila engkau menyerahkan dirimu kepada ku . 
Wanita itu kemudian  menundukan kepalanya sejenak , kemudian melangkahkan kaki menuju ke rumah lalu duduk , ketika itu di rumah saya tidak ada makanan yang siap saji , kemudian saya bergegas melangkahkan kaki menuju ke dapur untuk mempersiapkan makanan untuknya , setelah makanan tersebut  ada kemudian di hidangkan dihadapannya , belas kasihan allah menemui diriku , guman dalam sanubariku “ celaka engkau wahai diriku , wanita ini kurang akalnya kurang agamanya tidak memakan sesuatu yang bukan miliknya . dia berulang kali datang ke rumahku karena perihnya menahan dahaga kelaparan , tetapi dirimu tidak dirimu tidak mau menghentikan perbuatan maksiat kepada allah “  
Kemudian saya berdoa kepada Allah : “ ya allah aku bertaubat kepadamu dari pada perbuatan dosa yang aku lakukan , aku tidak akan mendekati lagi wanita itu untuk selama-selamanya “. 
Kemudian saya menjumpai wanita cantik itu dia tetap tidak mau makan , kata ku kepadanya, :  makanlah wahai suudaraku jangan engkau sungkan , karena makanan ini saya berikan kepada kamu sungguh karena allah , setelah wanita itu mendengar ucapanku , kemudian menadahkan wajahnya keatas , seraya berdoa ; “ ya , allah jika laki-laki itu benar-benar dengan ucapannya , maka semoga allah berkenan menyelamatkan nya dari api , baik di dunia maupun di akhirat .
Laki-laki itu melanjutkan ceritanya , “lalu wanita itu aku tinggalkan sendirian dalam kondisi menghabisi makanan yang saya saji dan saya berdiri untuk memadamkan api . pada waktu itu kebetulan musim hujan . kemudian saya memadamkan bara api , diketika itu bara api itu berjatuhan di atas kaki , tetapi tidak merasa panas dan tidak merasa terbakar kakiku  , kemudian saya menuju ke rumah menjumpai wanita itu , hatiku sengat senang sekali seraya berkata kepadanya “ bergemberilah engakau wahai saudaraku karena Allah mengabulkan doamu . “ wanita itu terus menikmati makanan yang ada di tangannya , sekika itu dia langsung bersujud syukur kepada Allah  sembari berdoa “ ya Allah engkau engkau telah memperlihatkan kepadaku apa yang menjadi magsudku kepada laki-laki itu , semoga engkau berkenan mencabut nyawa ku sekarang ini juga . maka Allah SWT  kemudian mencabut nyawanya , sedangkan dia dalam keadaan bersujud . inilah ceritaku , wahai saudaraku Allah maha mengetahui”

     Perempuan yang cantik parasnya dia takut terbakar dari pada panasnya matahari sedangkan perempuan yang cantik ahklak nya dia takut terbakar dari pada panasnya api neraka 

El afif  jm (5F)

No comments

Post a Comment